Nama : Nabilla Kalis Agviatri
NPM :15511064
Kelas : 1 PA 07
Pengertian pandangan hidup
Setiap
manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup bersifat
kodrati.karena itu ia menentukan masa depan seseorang,untuk itu perlu
dijelaskan pula apa arti pandangan hidup. Pandangan hidup artinya
pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan,
petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil
pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan
tempat hidupnya. Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya.
Akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya
yaitu terdiri dari 3 macam:
1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2. Pandangan hidup yang berupa ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada Negara tersebut
1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2. Pandangan hidup yang berupa ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada Negara tersebut
Apabila
pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung
suatu organisasi, maka pandangan hidup itu disebut ideologi. jika
organisasi itu organisasi politik,
ideologinya disebut ideologi politik.
ideologinya disebut ideologi politik.
Pandangan
hidup pada dasarnya mempunyai unsur-unsur yaitu cita-cita, kebajikan,
usaha, keyakinan. Cita-cita adalah apa yang diinginkan yang mungkin
dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan. Tujuan yang hendak dicapai
ialah kebajikan, yaitu segala hal yang
baik. Yang membuat manusia makmur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau
perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan.
baik. Yang membuat manusia makmur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau
perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan.
Cita-cita
menurut kamus umum bahasa indonesia, adalah keinginan, harapan, tujuan
yang selalu ada dalam pikiran.Yang merupakan apa yang mau diperoleh
seseorang pada masa mendatang. Dapatkah seseorang memcapai apa yang
dicita-citakan?hal itu tergantung dari tiga factor. Pertama ialah factor
manusia yang mau mencapai cita-cita ditentukan oleh kualitas manusianya
itu sendiri. Yang kedua ialah factor kondisi, yang mempengaruhi
tercapainya cita-cita, pada umumnya dapat disebut yang menguntungkan dan
yang menghambat. Factor yang terakhir merupakan factor tingginya
cita-cita dalam mencapai cita-cita itu.
Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan
pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral,perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika. Manusia adalah seorang pribadi yang utuh yang terdiri atas jiwa dan badan.
pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral,perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika. Manusia adalah seorang pribadi yang utuh yang terdiri atas jiwa dan badan.
Kedua
unsur itu terpisah bila manusia meninggal.karena merupakan
pribadi,manusia mempunyai pendapat sendiri,ia mencinta diri sendiri,ia
mencintai diri sendiri, perasaan sendiri, cita-cita sendiri dan
sebagainya. Sebagai makhluk tuhan, manusiapun
harus mendengarkan suara hati tuhan. Suara tuhan selau membisikkan agar manusia berbuat baik dan mengelakkan perbuatan yang tidak baik. Jadi kebajikan itu adalah perbuatan yang selaras dengan suara hati kita, suara hati masyarakat dan hokum tuhan. Baik-buruk kebajikan dan ketidakbajikan menimbulkan daya kreatifitas bagi seniman. Factor-faktor yang menentukan
tingkah laku setiap orang ada tiga hal, yaitu :
harus mendengarkan suara hati tuhan. Suara tuhan selau membisikkan agar manusia berbuat baik dan mengelakkan perbuatan yang tidak baik. Jadi kebajikan itu adalah perbuatan yang selaras dengan suara hati kita, suara hati masyarakat dan hokum tuhan. Baik-buruk kebajikan dan ketidakbajikan menimbulkan daya kreatifitas bagi seniman. Factor-faktor yang menentukan
tingkah laku setiap orang ada tiga hal, yaitu :
Pembawaan
(HERIDITAS)
(HERIDITAS)
Lingkungan
(ENVIRONMENT)
(ENVIRONMENT)
Pengalaman
Usaha,
Usaha adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Kerja keras itu
dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun dengan tenaga/jasmani, atau
dengan kedua-duanya. Kerja keras pada dasarnya menghargai dan
meningkatkan harkat dan martabat manusia. Karena itu tidak boleh
bermalas-malas, bersantai-santai dalam hidup ini.
Keyakinan/Kepercayaan, Keyakina yang menjadi dasar
pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan tuhan. Menurut Prof. Dr. Harun
Nasution, ada tiga aliran filsafat, yaitu :
pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan tuhan. Menurut Prof. Dr. Harun
Nasution, ada tiga aliran filsafat, yaitu :
Aliran
Naturalise, Hidup manusia itu dihungkan dengan kekuatan gaib yang
merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari natur, dan itu dari
tuhan.
Aliran
intelektualisme, Dasar aliran ini adalah logika/akal. Dengan akal
manusia dapat berpikir. Dengan akal diciptakan teknologi yang dapat
membantu mencapai kebajikan yang maksimal.
Aliran
Gabungan, Dasar aliran ini adalah gabungan dari kekuatan gaib dan juga
akal.segala sesuatu dinilai dengan akal, baik sebagai logika berpikir
maupun sebagai rasa (hati nurani). Jadi, apa yang benar menuru logika
berpikir juga dapat diterima oleh hati nurani. Langkah-langkah
Berpandangan hidup yang baik
Untuk mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik, kita memerlukan langkah-langkah pandangan hidup.
Langkah-langkah itu sebagai berikut :
Mengenal,
Mengenal merupakan suatu kodrat bagi manusia yaitu merupakan tahap awal
dari setiap aktifitas hdupnya yang dalam hal ini mengenal apa itu
pandangan hidup. Mengerti, Mengerti disini dimaksudkan mengerti terhadap
pandangan hidup itu sendiri. Menghayati, Selanjutnya setelah kita
mengerti, adalah menghayati pandangan hidup itu. Meyakini, Setelah
mengetahui kebenaran dan validitas dari pandangan hidup itu, maka
hendaknya kita meyakini pandangan hidup yang telah kita hayati itu.
Mengabdi, Pengabdian merupakan sesuatu hal yang penting dalam menghayati
dan meyakini sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima baik oleh
dirinya sendiri dan oleh orang lain. Dengan mengabdi kita akan merasakan
manfaatnya Jadi jika kita sudah mengenal, mengerti, menghayati, dan
meyakinii pandangan hidup ini, maka selayakya disertai dengan
pengabdian. Dan pengabdian ini hendaknya dijadikan pakaian, baik dalam
waktu tentram lebih-lebih bilamenghadapi hambatan, tantangan, dan
sebagainya.
sebagainya.
Mengamankan,
Mungkin sudah merupakan sifat manusia bahwa bila sudah mengabdikan diri
pada suatu pandangan hidup lalu ada orang lain yang menganggu dan atau
menyalahkannya tentu dia tidak menerima dan bahkan cenderung untuk
mengadakan perlawanan. Langkah terakhir adalah melakukan proses
pengamanan yang merupakan langkah terberat dan membutuhkan iman yang
teguh dan kebenaran dalam menanggulangi segala sesuatu demi tegaknya pandangan
hidup itu.
teguh dan kebenaran dalam menanggulangi segala sesuatu demi tegaknya pandangan
hidup itu.
Study kasus :
pandangan hidup dalam kehidupan manusia merupakan sesuatu yang bersifat
kodrati yang sudah ada dalam diri manusia sejak manusia menggunakan akal
pikirannya,karena manusia akan selalu memiliki pandangan hidup terhadap
berbagai hal yang dialami dalam hidupnya.sumber pandangan hidup manusia
bersumber dari berbagai hal dan sebab yang membuatnya harus mempunyai
pandangan hidup sebagai dasar menjalani hidupnya.
kodrati yang sudah ada dalam diri manusia sejak manusia menggunakan akal
pikirannya,karena manusia akan selalu memiliki pandangan hidup terhadap
berbagai hal yang dialami dalam hidupnya.sumber pandangan hidup manusia
bersumber dari berbagai hal dan sebab yang membuatnya harus mempunyai
pandangan hidup sebagai dasar menjalani hidupnya.
sumber : e-books IBD Universitas Gunadarma
Tidak ada komentar:
Posting Komentar